Tuntas Bayar Rindu di Asrama, Siswa SMKS Reformasi Plus Rayakan Kelulusan 100 Persen

SMKS Reformasi Plus cetak lulusan 100 persen

Berita Sekolah100 Dilihat

Tuntas Bayar Rindu di Asrama, Siswa SMKS Reformasi Plus Rayakan Kelulusan 100 Persen

NOELBAKI, Reformasiedu.id– Suasana khidmat sekaligus haru mewarnai aula SMKS Reformasi Plus saat pengumuman kelulusan siswa-siswi tahun ajaran ini. Lembaga pendidikan kejuruan yang dikenal dengan disiplin dan kemandiriannya ini resmi menyatakan seluruh siswa dari dua jurusan unggulan, yakni Agribisnis Tanaman (Pertanian) dan Agribisnis Perikanan, lulus 100 persen pada, Rabu, (06/05/2026)

Keberhasilan ini disaksikan langsung oleh para orang tua wali murid yang hadir dengan penuh rasa bangga. Plt. Kepala SMKS Reformasi Plus, Dince Emilia Tooy, S.Pi., Gr., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas daya juang para siswa.

“Selamat kepada seluruh siswa-siswi yang telah berjuang dengan luar biasa hingga titik ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Bapak/Ibu orang tua yang telah memberikan dukungan penuh serta mempercayakan putra-putrinya untuk dididik di lembaga ini,” ujar Dince.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Yayasan Pendidikan Reformasi Noelbaki, Yonatan Snae, M.Div., turut memberikan pujian tinggi. Beliau menegaskan bahwa hasil gemilang ini adalah buah dari sinergi yang kuat antara semangat belajar siswa dan dedikasi tanpa lelah dari dewan guru.

“Kami mengapresiasi kerja keras para guru yang tidak hanya bertindak sebagai pengajar, tetapi juga pendidik yang membentuk karakter anak-anak kita hingga berhasil mencapai kelulusan sempurna,” ungkap Yonatan.

Momen emosional muncul saat Alvan Better Days Dethan berbagi kisah mengenai perjalanan para siswa selama tiga tahun terakhir. Mengingat mayoritas siswa tinggal di asrama sekolah, perjalanan menuju kelulusan ini bukanlah hal yang mudah. Ada banyak suka dan duka yang dilewati jauh dari keluarga demi menuntut ilmu.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari besarnya kepercayaan orang tua yang merelakan anak-anak mereka dididik, baik di lingkungan sekolah maupun di asrama. Mereka belajar mandiri, disiplin, dan saling mendukung satu sama lain sebagai keluarga besar di asrama,” kenang Alvan.

Menutup rangkaian acara, pesan kuat disampaikan juga oleh Alvan Dethan, kepada para lulusan agar tidak berhenti bermimpi. Dengan bekal keterampilan teknis (skill) yang mumpuni di bidang pertanian dan perikanan, para lulusan diharapkan mampu langsung terserap di dunia kerja atau berani membuka lapangan pekerjaan melalui wirausaha.

Namun, bagi mereka yang ingin memperdalam keilmuan, pihak sekolah juga mendorong para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan guna memperluas wawasan dan jaringan di masa depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *