Dari Upacara Senin, Komite Sekolah Reformasi Plus Serukan Disiplin dan Kebersamaan

 

Noelbaki,Reformasiedu.id— Upacara bendera di Sekolah Reformasi Plus pada Senin, 9 Agustus 2026, berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Cornelis Tungga, S.Pd.K, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh siswa-siswi dan dewan guru, khususnya mengenai kedisiplinan, manajemen waktu, ketertiban, serta pentingnya kerja sama dan komunikasi.

 

Dalam amanatnya, Cornelis Tungga selaku komite sekolah Reformasi Plus menegaskan bahwa disiplin harus dimulai dari kemampuan mengatur waktu. Setiap warga sekolah diharapkan mampu menghargai waktu, melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, serta membangun kebiasaan hidup yang tertib.

Ia juga mengingatkan siswa-siswi untuk senantiasa memperhatikan kedisiplinan dalam berpakaian, kelengkapan atribut, serta kepatuhan terhadap tata tertib sekolah

 

“Disiplin dalam manajemen waktu, kedisiplinan dalam berpakaian, dan kepatuhan terhadap tata tertib merupakan bagian dari pembentukan karakter. Hal-hal kecil yang dilakukan dengan disiplin akan membentuk kebiasaan yang baik.”tegasnya

 

Selain berbicara tentang kedisiplinan, Cornelis Tungga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya kerja sama dan komunikasi antara siswa, dewan guru, serta orang tua atau wali siswa.

 

Ia menegaskan bahwa pembinaan siswa tidak dapat dilakukan hanya oleh sekolah. Dukungan dan komunikasi yang baik dari orang tua sangat dibutuhkan agar setiap persoalan yang berkaitan dengan siswa dapat diselesaikan secara bersama-sama.

 

Termasuk ketika ditemukan siswa yang belum menggunakan atribut sekolah secara lengkap, pihak sekolah dan orang tua diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik untuk mencari solusi dan memberikan pembinaan.

 

“Harus ada kerja sama yang baik antara siswa, dewan guru, dan orang tua. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama mendukung pelayanan dan pembinaan siswa di sekolah.”lanjutnya

 

Cornelis juga mengajak seluruh warga sekolah untuk tidak menganggap aturan sebagai beban, tetapi melihatnya sebagai bagian dari proses membangun karakter yang bertanggung jawab

Pesan yang disampaikan dalam upacara tersebut menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar Sekolah Reformasi Plus bahwa pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pencapaian akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter.

 

Kedisiplinan dalam menggunakan waktu, ketertiban dalam berpakaian, kepatuhan terhadap tata tertib, serta komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

 

Melalui semangat kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua, Sekolah Reformasi Plus terus berkomitmen membangun budaya pendidikan yang disiplin, tertib, komunikatif, dan bertanggung jawab.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *