Dongkrak Kualitas Pembelajaran, Guru Sekolah Reformasi Plus Ikuti Workshop “Walking Together” Bersama Pemateri Asal Australia

Walking together Workshop

Dongkrak Kualitas Pembelajaran, Guru Sekolah Reformasi Plus Ikuti Workshop “walking Together” Bersama Pemateri Asal Australia

Noelbaki,Reformasiedu.id– Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan atmosfer kelas yang dinamis, Sekolah Reformasi Plus menggelar kegiatan workshop bersama EduDeo Ministry ibagi para tenaga pendidiknya. Mengusung tagline “Working Together”, kegiatan strategis ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, terhitung sejak tanggal 25 hingga 28 Mei 2026.

Tidak tanggung-tanggung, demi mendongkrak kualitas interaksi pembelajaran antara guru dan siswa di dalam kelas, Sekolah Reformasi Plus mendatangkan langsung pemateri ahli dari Australia. Kehadiran pakar internasional ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru yang global namun tetap aplikatif bagi para guru.

Perlu diketahui, EduDeo Ministry adalah lembaga non profit Kristen internasional yang berbasis di Kanada. Organisasi ini merupakan mitra global yang mendampingi sekolah-sekolah Kristen agar mampu menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi yang mentransformasi hidup siswa, baik secara ilmu pengetahuan maupun iman. Organisasi ini berfokus pada kemajuan pendidikan Kristen di seluruh dunia, khususnya di negara-negara berkembang.

Untuk diketahui, workshop ini dirancang secara khusus untuk membekali para guru dengan keterampilan manajemen kelas yang efektif. Fokus utamanya adalah melatih guru dalam merancang dan merencanakan sistem pembelajaran formatif yang kuat, yang tidak hanya menyasar aspek akademis tetapi secara mendalam berakar pada kasih Allah.

Melalui program ini, seluruh guru dibekali dengan konsep pendidikan holistik yang berpusat pada Kristus. Pendekatan ini mencakup tiga pilar utama perkembangan mutlak seorang siswa, yaitu aspek intelektual, emosional, dan praktis.

Lebih teknis lagi, selama tiga hari pelaksanaan workshop, para peserta akan dituntun secara praktis untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Berbeda dengan draf konvensional, RPP yang dihasilkan dalam lokakarya ini wajib mengintegrasikan nilai-nilai Kristiani dan berpusat pada Kristus sehingga setiap mata pelajaran yang diajarkan di kelas nantinya mampu menuntun siswa pada pengenalan akan kebenaran.

Melalui semangat “Walking Together”, workshop ini diharapkan menjadi batu loncatan besar bagi Sekolah Reformasi Plus untuk terus melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan tangguh dalam iman Kristiani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *