Bawa Keseruan dari Wesley Internasional School, Mr. Peter & Keluarga Ajak Siswa SD Reformasi Plus Belajar ‘Fun English’
Noelbaki, Reformasiedu.id– Suasana Sabtu pagi di Sekolah Reformasi Plus mendadak riuh dan penuh tawa. Kehadiran tamu istimewa jauh-jauh dari Malang, Jawa Timur, berhasil menyihir ratusan siswa sekolah dasar untuk belajar bahasa Inggris dengan cara yang jauh dari kata membosankan.
Pada Sabtu (13/6/2026), Mr. Peter, seorang pengajar dari Wesley International School, Malang, hadir langsung bersama keluarganya di Sekolah Reformasi Plus. Kehadiran mereka bukan tanpa alasan, melainkan untuk membawa program “Fun English”, sebuah metode belajar bahasa asing yang dikemas lewat interaksi yang santai dan penuh kegembiraan.
Kegiatan seru ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa-siswi kelas 1 sampai kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Reformasi Plus.
Untuk mempermudah siswa dalam menyerap kosakata baru, Mr. Peter dan keluarga menggunakan pendekatan yang sangat interaktif. Siswa-siswi tidak diminta menghafal rumus tata bahasa yang kaku, melainkan diajak aktif bergerak lewat permainan (games), bernyanyi bersama, serta memperagakan kata-kata sederhana yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan ini terbukti sukses membuat anak-anak betapa nyamannya berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris tanpa rasa takut salah.
Mr. Peter, yang merupakan seorang ahli pendidikan asal Australia dan kini menetap di Malang, tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh sang istri, Mrs. Sarah, serta putri-putri mereka.
Dari kelima putri mereka, tiga di antaranya, Ariana, Hanna, dan Joel, turut ambil bagian memeriahkan suasana. Kehadiran ketiga putri Mr. Peter ini membuat interaksi dengan para siswa menjadi jauh lebih akrab, layaknya bermain dengan teman sebaya.
Kegiatan ini pun disambut dengan riang gembira dan penuh antusiasme oleh seluruh siswa-siswi yang hadir. Melalui program Fun English ini, Sekolah Reformasi Plus terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman belajar yang global, interaktif, dan menyenangkan bagi para peserta didik.

