Masyarakat Padati Kegiatan Peduli Kesehatan Sekolah Reformasi Plus, Pelayanan Poli Gigi Tembus Kuota

Reformasi Peduli Sosial

Masyarakat Padati Kegiatan Peduli Kesehatan Sekolah Reformasi Plus, Pelayanan Poli Gigi Tembus Kuota

Noelbaki, Reformasiedu.id-Hari pertama pelaksanaan kegiatan sosial “Sekolah Reformasi Plus Peduli Kesehatan” mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi pukul 08.00 hingga 12.00 WITA, warga dari wilayah Kecamatan Kupang Tengah hingga sebagian Kota Kupang memadati loket pendaftaran di kompleks sekolah pada Senin (10/08/2026).

Kepala SMK Tecmatik Plus, Isak Teti, S.Pd., Gr.,mengonfirmasi tingginya partisipasi warga pada agenda bakti sosial ini. Ia menjelaskan bahwa pihak penyelenggara membuka tiga jenis pelayanan medis, yakni Poli Penyakit Dalam, Poli Umum, dan Poli Gigi.

Saking tingginya minat warga, pelayanan pada Poli Gigi bahkan harus ditutup lebih awal karena telah memenuhi batas maksimal kuota pendaftaran.

“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa, mereka menyambut kegiatan ini dengan sangat baik,” ujar Isak Teti di sela-sela pemantauan kegiatan.

Manfaat pelayanan medis gratis ini dirasakan langsung oleh masyarakat Noelbaki dan sekitarnya. Kehadiran tim medis di lokasi sekolah dinilai sangat membantu dari segi aksesibilitas maupun beban finansial.

Jeane Rohi Muhu, salah seorang warga asal Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas pelayanan kesehatan. Menurutnya, program ini menjadi solusi nyata bagi kebutuhan warga setempat.

“Sebagai masyarakat kami sangat bersyukur karena kegiatan ini sangat membantu kami, terutama soal biaya dan waktu,” ungkap Jeane.

Lebih lanjut, Jeane berharap kepedulian sosial seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan menjadi agenda rutin yang konsisten diadakan setiap tahunnya.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat bermanfaat. Selain fokus membangun dunia pendidikan, Sekolah Reformasi Plus juga membuktikan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat,” pungkas Jeane.

Dukungan serupa turut mengalir dari lingkungan internal sekolah. Kehadiran program medis cuma-cuma ini mengundang apresiasi dari para orang tua murid yang hadir mendampingi keluarga maupun tetangga mereka.

Antrian loket pendaftaran pelayanan media gratis

Tobias Name, ia mengamati secara langsung betapa ramainya warga dari berbagai latar belakang yang datang memanfaatkan pelayanan tersebut.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Saya lihat banyak sekali warga yang antusias datang sejak pagi. Ada yang memang orang tua dari siswa-siswi Sekolah Reformasi Plus, dan banyak juga warga umum yang bukan dari lingkungan sekolah,” jelas Tobias.

Melihat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelayanan sosial yang berjalan sukses tersebut, Tobias memberikan apresiasi tingginya.

“Ini luar biasa! Inisiatif yang sangat patut diacungi jempol,” tegasnya.

Melalui aksi nyata ini, Sekolah Reformasi Plus tidak hanya berdiri sebagai pusat keunggulan akademik dan vokasi di wilayah Kupang, tetapi juga mempertegas perannya sebagai bagian tak terpisahkan dari kesejahteraan masyarakat sosial di sekitarnya.

Untuk diketahui program kesehatan gratis ini dilakukan setiap tahun oleh sekolah Reformasi Plus dengan bekerjasama dengan tenaga kesehatan dari Berbagai negara terutama dari Korea dan dinas kesehatan kabupaten Kupang.

(Humas Reformasi Sch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *