Speak Up or Lose It! – Merilyn Dethan-Deboer Bakar Semangat Siswa di English Camp 2026
KUPANG, Reformasiedu. Id-Suasana Aula Sekolah Reformasi Plus mendadak terasa sangat vibrant dan penuh energi hari ini. Ratusan siswa dari SMK Tecmatik Plus serta SMK Pertanian dan Perikanan berkumpul bersama untuk mengikuti agenda tahunan yang paling dinanti, yaitu English Camp 2026.
Kegiatan besar ini dikoordinir langsung oleh pihak yayasan di bawah arahan Merilyn Dethan-Deboer dengan tujuan utama mendobrak rasa malu siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa internasional dilaksanakan pada Rabu,(01/04/2026)
Dalam opening speech yang sangat inspiratif, Merilyn Dethan-Deboer menekankan bahwa penguasaan bahasa tidak akan berarti apa-apa jika hanya menjadi teori di dalam kepala. Beliau menegaskan bahwa bahasa Inggris harus dipakai dalam kehidupan sehari-hari, karena jika hanya disimpan di otak maka ilmu tersebut tidak akan berguna. Merilyn menantang seluruh peserta untuk lebih ekspresif dan berani mengungkapkan kata-kata tanpa perlu takut salah, karena kunci utama belajar bahasa adalah keberanian untuk mengucapkannya secara langsung.
“English must be used and spoken bravely. If you only keep it in your brain, it will be useless ” Merilyn said
English Camp kali ini terasa semakin spesial karena mempertemukan dua latar belakang pendidikan yang berbeda, yakni bidang teknologi dari SMK Tecmatik Plus serta bidang alam dari SMK Pertanian dan Perikanan. Hal ini membuktikan bahwa “English is a bridge for everyone” yang sangat dibutuhkan di dunia kerja masa kini. Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlibat dalam berbagai sesi seru mulai dari latihan meningkatkan rasa percaya diri, simulasi presentasi sesuai jurusan masing-masing, hingga permainan kosakata yang interaktif.
Dari kegiatan ini pihak sekolah dan Yayasan berharap para siswa tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis di bidangnya masing-masing, tetapi juga memiliki daya saing global. Siswa diharapkan membawa semangat baru untuk terus mempraktikkan kemampuan bicara mereka sehingga mereka benar-benar ready to go international di masa depan.

