SMA dan SMTK Reformasi Plus Hidupkan Semangat Literasi Melalui English Camp 2026
KUPANG – Memasuki penghujung bulan Maret, SMA dan SMTK Reformasi Plus kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan English Camp 2026. Kegiatan yang dimulai secara resmi pada Senin, 30 Maret 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh hingga Selasa, 31 Maret 2026. Seluruh siswa-siswi dari jenjang SMA dan SMTK tampak memadati area kegiatan dengan antusiasme yang luar biasa untuk mengasah kemampuan berbahasa internasional mereka.

Kegiatan yang telah menjadi program tahunan ini dirancang khusus untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan tidak membosankan. Sepanjang pelaksanaan acara, suasana sekolah berubah menjadi penuh kemeriahan dengan adanya berbagai sesi menarik seperti permainan edukatif yang menantang, praktik percakapan langsung secara spontan, serta berbagai aktivitas menyenangkan lainnya yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris. Model pembelajaran ini terbukti efektif dalam mendobrak rasa canggung siswa, sehingga mereka dapat mempraktikkan kemampuan bahasa mereka dengan lebih natural dan berani.
Kesuksesan penyelenggaraan English Camp 2026 ini tidak lepas dari koordinasi yang solid dari pihak yayasan yang dipimpin langsung oleh Ny. Merylin Dethan-Deboure. Beliau memastikan bahwa setiap tahapan kegiatan berjalan selaras dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang kompetitif secara global. Program ini juga merupakan bagian dari rangkaian pengembangan bahasa yang menyeluruh di lingkungan Reformasi Plus, di mana sebelumnya pelatihan serupa telah sukses dilaksanakan bagi para guru serta menyasar jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMP.

Melalui konsistensi program tahunan ini, SMA dan SMTK Reformasi Plus berharap dapat membentuk ekosistem berbahasa Inggris yang kuat bagi seluruh warga sekolah. Dengan berakhirnya kegiatan ini pada 31 Maret besok, diharapkan para siswa tidak hanya membawa pulang pengalaman berkesan, tetapi juga memiliki peningkatan penguasaan bahasa yang signifikan sebagai bekal masa depan mereka di kancah yang lebih luas.